UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN BAYAM HIJAU (Amaranthus hybridus L) DENGAN PEREDAMAN DPPH

DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v7i2.244

Yanulia Handayani(1*), Ricka Islamiyati(2), Kadar Ismah(3), Dwi Susiloningrum(4)

(1) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(2) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(3) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(4) Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus
(*) Corresponding Author

Abstract


Bayam adalah tanaman yang termasuk dalam famili yang merupakan tanaman perdu dan semak.Manfaat dari daun bayam diantaranya dapat memperbaiki daya kerja ginjal, akarnya dapat digunakan untuk mengobati penyakit disentri dan mempercepat pertumbuhan sel. Bayam termasuk sayuran yang kaya nutrisi, dengan kandungan rendah kalori, namun sangat tinggi vitamin dan mineral.Bayam mengandung flavonoid berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan pada ekstrak etanol daun bayam hijau. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dengan perbandingan 1:3. Penentuan kadar flavonoid total menggunakan pereaksi AICI3 dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikan bebas DPPH dengan menggunakan perbandingan kuersetin. Analis dilakukan dengan menggunakan alat spektrofotometri UV-Vis. Ekstrak etanol daun bayam mengandung kadar flavonoid total 6,893% dan memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 69,34 ppm. Ekstrak etanol daun bayam (Amarantus hybridus L) memiliki aktivitas antioksidan yang kuat.


Keywords


Daun Bayam; flavonoid total; aktivitas antioksidan; Spektrofotometri UV-Vis

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract viewed : 398 times | PDF files downloaded : 306 times

References


Alif A. (2010). Minyak kelapa murni menghalau penyakit akibat radikal bebas.Journal of Natural Sciences and Engineering. (2)

Chang C. Yang M, Wen Hand Chern J. (2002). 'Estimation of Total Flavonoid Content in Propolis by Two Complementary Colorimetric Methods', J. Food Drug Anal.vol 10, p. 178-182.

Erawati, (2012) Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Garciniadaedalanthera Pierre Dengan Metode Dpph (1,1-Difenil Pikrilhidrazil) Dan Identifikasi Golongan Senyawa Kimia Dari Fraksi Paling Aktif, Skripsi, Program Sarjana Ekstensi Farmasi, Depok.

Haeria, Hermawati, & Dg.Pine, A. T. U. (2016). 'Penentuan kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun bidara (Ziziphus spina-christi L.)'. Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences, vol. 1(2), p. 57–61.

Ikhlas, Nur (2013) Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Herba Kemangi (Ocimun americanum Linn) dengan Metoda DPPH.Skripsi, Fakulats Kedokteran dan Kesehatan.UIN Syarif Hidayatullah. Jakarta.

Juniarti, Osmeli, D., & Yuhernita. (2009). Kandungan senyawa kimia, uji toksisitas (Brinc shrimp lethality test) dan antioksidan (1,1-diphenyl-2-pikrilhydrazyl) dari ekstrak daun saga (Abrus precatorius L). Makara sains, 13(1), 50-54.

Kalim, M. D., Bhattacharyya, D., Banerjee, A. and Chattopadhyay, S., (2010), Oxydative DNA damage preventive activity and antioxidant potential of plant used in unani system of medicine, Complementary and Alternative Medicine, 10: 77.

Khanam & Oba, S., (2013) Bioactives Substances in Leaves of Two Amaranth spesies, Amaranthus tricolor and A. hypochondriacus, Can. J. Plant Sci, 93:47-58.

Khandaker, L., Masum, A.S.M.G & Oba, S., (2010), Air temperature and sunlight intensity of different growing period effect the biomass, leaf color and betacyanin pigment accumulation in red amaranth (Amaranthus tricolor L.), Agricultura, 10(4): 439-448.

Sayuti, M. (2017). Pengaruh Peredaman Metode Ekstraksi, Bagian Dan Jenis Pelarut Terhadap Rendemen Dan Aktivitas Antioksidan Bamboo Laut (Isis Hippuris). Technology Science And Engineering Journal 1(3) 2549-1601.

Syarif, RA, Muhajir, M, Ahmad, AR & Malik, A. (2015), Identifikasi golongan senyawa antioksidan dengan menggunakan metode perendaman radikal DPPH Ekstrak Etanol Daun Cordia myxa L., Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 2(1) : 83-89.

Sriwahyuni.(2010). Uji fitokimia ekstrak tanaman anting-anting (Acalypha Indica Linn) dengan variasi pelarut dan uji toksisitas menggunakan brine shrimp (artemia salina leach).Skripsi.Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim. Malang.

Tafajani. H, (2011), panduan komplitBertanam Sayuran dan Buah-buahan, Yogyakarta, Cahaya Atma, research of applied science and education, 9(2) : 179-184.

Waris, R, Najib, A & Pratiwi, ED (2016), Radical Scavenging Activity of Leaf Extract of Edible Hibiscus (Abelmoschus manihot (L.) Medik) Using 1,1- Diphenyl-2-Picryl Hydrazil (DPPH), International Journal of PharmTech Research, 9 (6) : 343-347.

Yang & Kidding, GB (2009) Nutritional contributions of important African indigenous vegetables. In: Shackleton ) CM, Pasquini MW, Drescher A (eds) African indigenous vegetables in urban agriculture. Earthscan, London, UK, 2(2) :105-143.

Yulinda E, Mukhtar H, Khairunnisa, (2012). Penentuan Aktivitas Antioksidan dari Beberapa Ekstrak Sayur-sayuran Segar dan Dikukus dengan metodeDPPH.Scientia. 2 (1): 1-5.




DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v7i2.244

Refbacks

  • There are currently no refbacks.