Evaluasi Farmakovigilans Obat Antidiabetes Oral pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Mellitus Tipe II di RSUD Bendan Kota Pekalongan

DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v4i1.65

Ekanita Desiani(1*), Metha Anung Anindhita(2), M. Rusli Effendi(3)

(1) Universitas Pekalongan
(2) Universitas Pekalongan
(3) RSUD Bendan Kota Pekalongan
(*) Corresponding Author

Abstract


Diabetes melitus (DM) tipe II adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh resistensi insulin dan merupakan diabetes melitus yang paling banyak di Indonesia. Penggunaanobat DM menyebabkan terjadinya adverse drug reaction (ADR) sehingga perludilakukan pemantauan penggunaan obat melalui evaluasi farmakovigilans. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase karakteristik subyek penelitian dan persentase  kejadian ADR pada pasien rawat jalan diabetes melitus tipe II di RSUD Bendan Kota Pekalongan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif observasional dengan pengambilan data secara prospektif. Subyek penelitian adalah pasien rawat jalan DM Tipe II di RSUD Bendan Kota Pekalongan yang mendapatkan obat antidiabetes oral tunggal maupun kombinasi. Pengumpulan data melalui formulir efek samping obat, algoritma naranjo, dan lembar resep pasien. Data yang telah diambil dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 64 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, dan diketahui hanya 26 pasien yang mengalami ADR. Data yang dikumpulkan dinilai kausalitasnya dengan menggunakan algoritma naranjo dan dihitung skor probabilitas ADR yang terjadi. Penelitian ini berhasil mengevaluasi farmakovigilans dengan subyek yang paling banyak menderita DM tipe II yaitu pada usia 51-60 tahun sebesar 48,4% dan paling banyak berjenis kelamin perempan sebesar 65,6%. Berdasarkan penilaian kausalitas dengan menggunakan algoritma naranjo persentase kejadian ADR pada pasien rawat jalan DM tipe II di RSUD Bendan Kota Pekalongan adalah 12,5% termasuk dalam kategori besar kemungkinan dan 28,1% mungkin.

Keywords


farmakovigilans; obat anti diabetes oral; diabetes mellitus; algoritma naranjo

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract viewed : 497 times | PDF files downloaded : 1408 times

References


Aberg, J.A., Lacy,C.F, Amstrong, L.L, Goldman, M.P, and Lance, L.L. (2009) Drug Information Handbook, 17th edition, Lexi-Comp for the American Pharmacists Association.

Achmad A. (2017) Kejadian Efek Samping Potensial Terapi Obat Anti Diabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Berdasarkan Algoritme Naranjo. Pharmaceutical Journal of Indonesia. 2(2):4550.

Arifin Al. (2012) Panduan terapi diabetes mellitus tipe 2 terkini. Abstrak.

Depkes RI. (2009). Keperawatan Jiwa Teori dan Tindakan Keperawatan Jakarta, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta

Dipiro, J.T., Talbert, R.L., Yee, G.C., Matzke, G.R., Wells, B.G., Posey, L.M. (2011). Pharmacotherapy A Pathophysiology Approach, 8 Edition. Medical Publishing Division, New York, Mc Graw-Hill.

Doherty, M. J. (2009). Algorithms for assessing the probability of an Adverse drug reaction. Journal Home page.

Fitriyani F, Supadmi W. (2012). Evaluasi Adverse Drug Reaction Antidiabetes berdasarkan Algoritma Naranjo di Bangsal Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Periode Desember 2011-Januari 2012. Pharmaciana. 2(2)

Isnaini, N., Muliyani. (2018). Studi Farmakovigilans Obat Antidiabetes Pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus Tipe II di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 3(2), 285-293.

Lacy CF, Armstrong L, Goldman MP, Lance LL. (2014). Drug Information Handbook. Page 954-6.

McEvay, G.K., et al. (2008). AHFS Drug Information. American Society of Health-System Pharmacist.

Naranjo.C.A., Busto, U., Sellers, E.M., Sandor, P., Ruiz, I., Robert, E.A. (1981). A Method For Estimating the Probability od Adverse Drug Reactions. Pharmacol. Ther. 30:2, 239–45

Putra, R.J.S., Achmad,A., dan Racma, H. (2017). Kejadian Efek Samping Potensial Terapi Obat Antidiabetes Pasien Diabetes Melitus Berdasarkan Algoritma Naranjo, Pharmaceutical Journal of Indonesia, Vol 2, No. (2) : 45-50.

Prest MS, Kristianto FC, Chik KT. (2003). Reaksi Obat yang Tidak Dikehendaki.

Rochmah W. Diabetes melitus pada usia lanjut. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S. (2006). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi.4:1915-8.

Saravanan K, Manna PK, Mohanta GP, Manavalan R. A. (2011). Study of adverse drug reaction on drugs used in the management of type 2 diabetic mellitus. Journal of Pharmacy Research Vol. 2011Oct;4(10):3394-5.

Sheehan MT. (2003). Current therapeutic options in type 2 diabetes mellitus: a practical approach. Clinical Medicine & Research. Jul 1;1(3):189-200.




DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v4i1.65

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal Indexed by:

Google Scholar OneSearch Garuda Ristekdikti PKP Index Crossref

Copyright of Cendekia Journal of Pharmacy. ISSN: 2599-2163 (Print) dan 2599-2155 (Online).

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License. Web
Analytics View My Stats