UJI SALMONELLA DAN LACTOBACILLUS DALAM MINUMAN PROBIOTIK YANG BEREDAR DI KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG
(1) Akademi Kesehatan 17 Agustus 1945 Semarang
(2) Akademi Kesehatan 17 Agustus 1945 Semarang
(*) Corresponding Author
Abstract
Minuman probiotik merupakan produk cair yang di dalamnya terdapat mikroorganisme hidup, terutama kelompok bakteri asam laktat (BAL), yang berperan positif bagi kondisi tubuh, khususnya fungsi saluran cerna. Kehadiran probiotik membantu mempertahankan kestabilan komunitas mikroflora di usus, memperkuat respons imunitas, serta mendukung pemulihan berbagai gangguan pencernaan seperti diare maupun konstipasi, dan kondisi serupa lainnya. Tujuan penelitian ini diarahkan untuk menelaah keberadaan kontaminasi Salmonella sp. pada minuman probiotik yang disimpan di suhu ruang maupun pada kondisi dingin kurang dari 4°C. Selain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk menilai mutu komunitas Bakteri Asam Laktat (Lactobacillus) dalam minuman probiotik ketika produk tersebut disimpan pada kedua rentang suhu tersebut. Jenis penelitian yang diterapkan merupakan penelitian deskriptif analitik, sedangkan pendekatan yang digunakan mengacu pada metode Angka Paling Mungkin (APM). Sampel terlebih dahulu melalui proses pengenceran bertingkat sebanyak tiga kali, kemudian hasil pengenceran tersebut diinokulasikan dengan cara menggoreskannya pada permukaan media agar. Dari hasil percobaan yang dilakukan diperoleh hasil minuman probiotik yang disimpan pada suhu ruang dan suhu <4°C tidak terdapat cemaran Salmonella sp. Sedangkan pada uji kualitas Lactobacillus, penyimpanan minuman probiotik pada suhu <4°C dari 6 sampel positif Lactobacillus, pada penyimpanan suhu ruang diperoleh hasil negatif Lactobacillus.
Keywords
Full Text:
PDFArticle Metrics
References
Agustine, L., Okfrianti, Y., & Jum, J. (2018). Identifikasi Total Bakteri Asam Laktat (BAL) pada Yoghurt dengan Variasi Sukrosa dan Susu Skim. Jurnal Dunia Gizi, 1(2), 79. https://doi.org/10.33085/jdg.v1i2.2972
Andrews, W. H., Wang, H., Jacobson, A., & Hammack, T. (t.t.). Bacteriological Analytical Manual Chapter 5.
Asasa, M. (2022). Analisis Uji Mikroba Pada Minuman Cocoghurt. Jurnal Agroindustri Pangan, 1(1), 46–57. https://doi.org/10.47767/agroindustri.v1i1.438
Aulia, R., Handayani, T., & Yennie, Y. (2015). Isolasi, Identifikasi dan Enumerasi Bakteri Salmonella spp. Pada Hasil Perikanan Serta Resistensinya Terhadap Antibiotik. Bioma, 11(2), 112. https://doi.org/10.21009/Bioma11(2).2
Azis, A. F. (t.t.). Diajukan kepada Universitas Hasanuddin sebagai Salah Satu Syarat.
FAO/WHO. (2002). Joint FAO/WHO Working Group Report on Drafting Guidelines for the Evaluation of Probiotics in Food. London
Feng, P. 2007. Bacteriological analytical manual (BAM) Salmonella: 1 hlm. http://www. fda. gov/ Food/FoodScienceResearch/LaboratoryMethods/ucm070149. htm, 28 April 2014, pk. 23. 30 WIB.
Halim, I. O., Rasmikayati, E., & Saefudin, B. R. (2023). Konsumsi Minuman Herbal dan Probiotik di Kalangan Mahasiswa pada Masa Pandemi Covid-19. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 20(2), 246. https://doi.org/10.20961/sepa.v20i2.60678
Maritsa, H. U., Aini, F., Saputra, A., Nurhakim, D. S., & Sihombing, G. M. (2018). Isolasi dan Identifikasi Cemaran Bakteri Salmonella sp. Pada Daging Ayam dan Ikan Mentah. Biosite |Biologi Sains Terapan, 3(2), 61–64. https://doi.org/10.22437/bs.v3i2.4427
Mirdhayati, I., & Rahmadani, E. (2014)). Preferensi Konsumen Terhadap Minuman Susu Fermentasi Di Tiga Mall Kota Pekanbaru. 8(1).
Monograf-Bakteri_Probiotik.
Pato, U. (2016). Production Of Probiotic Beverages From Pineapple Skin (Ananas comosus (L.) Merr.) Using Lactobacillus casei subsp. Casei R-68 Isolated From Dadih. 3(1).
Richard Hendarto, D., Putri Handayani, A., Esterelita, E., & Aji Handoko, Y. (2021). Mekanisme Biokimiawi dan Optimalisasi Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus dalam Pengolahan Yoghurt yang Berkualitas. Jurnal Sains Dasar, 8(1), 13–19. https://doi.org/10.21831/jsd.v8i1.24261
Wulansari, N. T., Padmiswari, A. A. I. M., Gandamayu, I. B. M., Suryati, N. W. N., & Raningsih, N. M. (2022). Edukasi Masyarakat Tentang Potensi Minuman Probiotik Sari Buah Salak Bali (Salacca zalacca) Sebagai Antibakteri Di Desa Sumerta Kelod. Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 2(1), 68–73. https://doi.org/10.37294/jai.v2i1.447
Shah, N.P. (2000). Probiotic Bacteria, Selective Enumeration and Survival in DairyFoods. Dairy Science J. 83: 894 - 907.
Hadiwiyoto, S. (1994). Teori dan Prosedur Pengujian Mutu Susu dan Hasil Olahannya. Edisi ke-2. Penerbit Liberty. Yogyakarta.
Hidayat, Ir., Kusrahayu. (2013). Total Bakteri Asam Laktat, Nilai pH dan Sifat Organoleptic Drink Yoghurt dari Susu Sapi Yang Diperkaya Dengan Ekstrak Buah Manga. Animal Agriculture Journal, 2 (1) : 160-167.
Badan Standarisasi Nasional. (2009). SNI 7552 2009. Minuman Susu Fermentasi Berperisa. Standarisasi Indonesia. Jakarta.
Kiani, H., S. M. A. Mousavi, dan Z. Emam Djomeh. (2008). Rheological Properties of Iranian Yogurt Drink, Doogh. International J. of Dairy Sci. 3 (2) : 71-78.
DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v10i1.402
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Journal Indexed by:



Copyright of Cendekia Journal of Pharmacy. ISSN: 2599-2163 (Print) dan 2599-2155 (Online).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License.


