KONTROL GLIKEMIK PASIEN PROGRAM RUJUK BALIK DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KOTAGEDE DAN UMBULHARJO YOGYAKARTA
(1) Universitas Islam Indonesia
(2) Universitas Islam Indonesia
(*) Corresponding Author
Abstract
Diabetes melitus (DM) semakin menjadi ancaman bagi kesehatan di dunia karena menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan mengadakan program rujuk balik untuk pasien diabetes melitus yang dinyatakan kondisinya stabil oleh dokter spesialis untuk selanjutnya dikelola di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontrol glikemik dan faktor-faktor yang memengaruhinya pada pasien program rujuk balik DM tipe 2 di wilayah kecamatan Kotagede dan Umbulharjo Yogyakarta. Studi ini menggunakan rancangan potong-lintang secara retrospektif berdasarkan data sekunder berupa catatan pengobatan pasien program rujuk balik DM tipe 2 yang dimiliki Apotek Ramadhan. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil uji dinyatakan signifikan bila nilai p?0,05 dan nilai Prevalence Ratio (PR) untuk menginterpretasi derajat hubungan antar variabel. Penelitian ini melibatkan sebanyak 250 pasien dengan mayoritas berusia lanjut (65,6%), berjenis kelamin perempuan (53,6%), kategori IMT normal (50,4%), dan berpendidikan rendah (55,7%). Selain itu, sebagian besar pasien telah didiagnosis DM lebih dari lima tahun (56,9%), dengan jenis terapi insulin (44,0%), dan memiliki komorbid sebesar 68,4%. Sebanyak 56,4% pasien menunjukkan glukosa darah puasa yang tidak terkontrol. Faktor-faktor yang berkorelasi dengan pengendalian glikemik adalah jenis kelamin (p 0,022, PR 1,314, 95% CI 1,046-1,651) dan jenis terapi obat (p < 0,001, PR 1,876, 95% CI 1,497-2,350). Penelitian ini menyimpulkan lebih dari 50% pasien memiliki kontrol glikemik yang belum mencapai target terapi. Studi ini merekomendasikan adanya penelitian lanjutan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kurang optimalnya terapi DM tipe 2 dalam mengontrol gula darah dan mencegah penyakit komplikasi di komunitas.
Keywords
Full Text:
PDFArticle Metrics
References
ADA. (2022). Management of Hyperglycemia in Type 2 Diabetes, 2022. A Consensus Report by the American Diabetes Association (ADA) and the European Association for the Study of Diabetes (EASD). Diabetes Care, 45(11), 2753–2786. https://doi.org/10.2337/dci22-0034
Arania, R., Triwahyuni, T., Esfandiari, F., & Rama Nugraha, F. (2021). Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin, dan Tingkat Pendidikan dengan Kejadian Diabetes Mellitus di Klinik Mardi Waluyo Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati, 5(September), 146–153.
Ariga, S. (2022). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Hidup Sehat , Berkualitas di Lingkungan Rumah. Edu Society, 2(3), 723–730. https://doi.org/10.56832/edu.v2i3.234
BPJSK. (2014). Panduan Praktis Program Rujuk Balik Bagi Peserta JKN. https://doi.org/10.1145/3270112.3270126
Dian, P., Kurnianta, M., Made, P., Ratnasari, D., & Arini, H. D. (2021). Ketercapaian Target Glikemik Dan Analisis Faktor-Faktor Terkait Pada Pasien Diabetes Tipe 2. Original Article MFF, 25(2), 44–50. https://doi.org/10.20956/mff.v25i2.13037
Ferawati, S., Anugerah, A., & Sulistyo, H. (2020). Hubungan Antara Kejadian Komplikasi Dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Pasien Prolanis Di Wilayah Kerja Puskesmas Dander Email : ferasacepu1@gmail.com Corresponding Author : ferasacepu1@gmail.com. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya, 15(2), 269–277.
IDF. (2021). IDF Diabetes Atlas 2021-10th Edition. In Diabetes Research and Clinical Practice (Vol. 102, Issue 2). https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
IHME. (2024). Global Burden of Disease 2021: Findings from the GBD 2021 Study. Institute for Health Metrics and Evaluation. https://doi.org/10.1016/s0140-6736(05)61846-6
Kemenkes, B. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. hal 156). https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf
Kemenkes, B. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kemenkes RI, 1–68.
Komariah, & Rahayu, S. (2020). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Klinik Pratama Rawat Jalan Proklamasi, Depok, Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, DM, 41–50.
Kurniawan, I. (2010). Diabetes Melitus Tipe 2 pada Usia Lanjut. Majalah Kedokteran Indonesia, 60, 576–584.
Maifitrianti, M., Wulandari, N., Haro, M., Lestari, S. F., & Fitriani, A. (2020). Glycemic Control and Its Factor in Type 2 Diabetic Patients in Jakarta. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 9(3), 198. https://doi.org/10.15416/ijcp.2020.9.3.198
Ningrum, V. D. A., Ikawati, Z., Sadewa, A. H., & Ikhsan, M. R. (2017). Glycemic Control and Prevalence of Chronic Kidney Disease in Type?2 Diabetes Mellitus Patients at Primary Healthcare Centers in Yogyakarta Province 2015. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 6(2), 78–90. https://doi.org/10.15416/ijcp.2017.6.2.78
Nugrahaeni, D. K. (2021). Faktor Risiko Terjadinya Diabetes Mellitus Tipe 2 Pada Wanita Menapouse. Jurnal Kesehatan Kartika, 15(3), 48–52. https://doi.org/10.26874/jkkes.v15i3.61
Paschou, S., & Papanas, N. (2019). Type 2 Diabetes Mellitus and Menopausal Hormone Therapy: An Update. Diabetes Therapy, 10(6), 2313–2320. https://doi.org/10.1007/s13300-019-00695-y
PERKENI. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. PERKENI. www.ginasthma.org.
Rahayu, K. B., Saraswati, L. D., & Setyawan, H. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Undip, 6(2), 2356–3346. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm
Rahmatullah, W., Ardhiani, M., Faridah, I. N., Dania, H., Irham, L. M., & Perwitasari, D. A. (2023). Luaran Terapi dan Kualitas Hidup Pasien DMT2 yang Menggunakan Insulin di Apotek X Kota Yogyakarta. Medical Sains, 8(2), 395–404.
Ramadhan, N., & Hanum, S. (2017). Kontrol Glikemik Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Jayabaru Kota Banda Aceh. Repositori Riset Kesehatan Nasional, 3(1), 1–9.
http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/sel/article/view/6376
Ramadhan, N., & Marissa, N. (2015). Karakteristik Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Berdasarkan Kadar Hba1C Di Puskesmas Jayabaru Kota Banda Aceh. Sel, 2(2), 49–56. https://doi.org/10.22435/sel.v2i2.4637.49-56
Rita, N. (2018). Hubungan Jenis Kelamin, Olah Raga dan Obesitas dengan Kejadian Diabetes Melitus pada Lansia. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(April), 93–100. https://doi.org/10.33757/jik.v2i1.52
Yosmar, R., Almasdy, D., & Rahma, F. (2018). Survei Risiko Penyakit Diabetes Melitus Terhadap Masyarakat Kota Padang. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 5(2), 134–141. https://doi.org/10.25077/jsfk.5.2.134-141.2018
DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v9i3.344
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Journal Indexed by:



Copyright of Cendekia Journal of Pharmacy. ISSN: 2599-2163 (Print) dan 2599-2155 (Online).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License.


