ANALISIS FAILURE MODE AND EFFECT (FMEA) PADA PENGADAAN OBAT UNTUK MENEMUKAN FAKTOR DOMINAN YANG MENYEBABKAN TERJADINYA KEKOSONGAN OBAT DI RSUD KABUPATEN MAPPI

DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v9i3.340

Novita Datu(1*), Titien Siwi Hartayu(2)

(1) Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
(2) Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Ketersediaan obat berpengaruh pada kualitas pelayanan di rumah sakit, salah satu kendala yaitu kekosongan obat. Kekosongan obat dapat mengganggu rencana pengobatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan terjadinya kekosongan obat pada tahap pengadaan.

Penelitian deskriptif analitic dengan rancangan cross-sectional, menggunakan sampel dari seluruh item obat yang memenuhi  kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi meliputi obat yang tersedia tahun 2023 dengan kriteria eksklusi yaitu obat yang diadakan tahun 2023. Variabel dalam penelitian ini meliputi penganggaran, perencanaan dan pembelian obat. Analisis data menggunakan metode triangulasi. Identifikasi kegagalan dan dampak menggunakan langkah-langkah FMEA.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat sembilan potensi kegagalan yaitu anggaran, pemilihan jenis obat, kompilasi penggunaan, metode perhitungan, supplier, jaringan LKPP, surat pesanan, pelaksanaan kontrak dan SOP pengadaan. sembilan potensi kegagalan didapatkan tiga prioritas kegagalan berdasarkan perhitungan RPN yaitu anggaran, pemilihan jenis obat dan pelaksanaan kontrak. Dari tiga prioritas didapatkan delapan kegagalan yaitu 105 obat tidak dapat dibelanjakan, dua jenis kesamaan obat, 45 obat kombinasi, pemilihan obat sesuai prevalensi penyakit tinggi, 20 obat diluar formularium, tiga kontrak tidak ditagihkan 100 %, tujuh kontrak pengiriman di akhir masa pesanan dan semua penyedia tidak memberikan informasi stok obat.

Berdasarkan Perhitungan RPN didapatkan tiga faktor dominan kekosongan obat. Faktor pertama anggaran nilai RPN 384. Anggaran yang diberikan yaitu 5,48 % dari total anggaran rumah sakit, perencanaan anggaran dengan dana yang tersedia 71.68%. Usulan rekomendasi, direktur dan manajemen dapat meningkatkan anggaran sesuai standar. Faktor kedua obat dikirim pada akhir masa pesanan nilai RPN 150. Strategi yang dapat dilakukan dengan melakukan peminjaman obat ke dinas kesehatan, apotek swasta atau rumah sakit jejaring. Faktor ketiga yaitu tidak adanya informasi stok obat nilai RPN 150, Strategi yang dapat dilakukan dengan membuat sistem informasi obat. Anggaran, pengiriman pada akhir masa pesanan dan tidak adanya informasi stok obat oleh penyedia merupakan faktor dominan kekosongan obat di RSUD Kabupaten Mappi.

 



Keywords


Anggaran; Perencanaan; Pembelian Obat

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract viewed : 3 times | PDF files downloaded : 2 times

References


Al Ruthia, Y. S., Al Kofide, H., Al Ajmi, R., Balkhi, B., Alghamdi, A., Al Nasser, A., Alayed, A., Alshammari, M., Alsuhaibani, D., & Alathbah, A. (2017). Drug shortages in large hospitals in Riyadh: A cross-sectional study. Annals of Saudi Medicine, 37(5), 375–385. https://doi.org/10.5144/0256-4947.2017.375

Anggraini, D. W., Nurmainah, N., & Rizkifani, S. (2023). Analisis Efektivitas Biaya Antihipertensi Amlodipin Tunggal dan Kombinasi pada Pasien Hipertensi dengan Diabetes Melitus Tipe II Rawat Jalan di Rumah Sakit di Kota Pontianak. Jurnal Pharmascience, 10(2), 329. https://doi.org/10.20527/jps.v10i2.16014

Arkan, U. M., Tonis, M., & Zaky, A. (2023). Analisis Manajemen Pengelolaan Obat di Gudang Farmasi rumah Sakit X. Duta Pharma Journal, 3(2), 87–95.

Barjaniwarti, B., & Suryaningrat, D. (2022). GAMBARAN PENERAPAN e-PURCHASING DALAM PENGADAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI DINAS KESEHATAN KALIMANTAN BARAT. Jurnal Komunitas Farmasi …, 2, 284–299. https://jkfn.akfaryarsiptk.ac.id/index.php/jkfn/article/download/44/34

Batari, A. D., & Amir, A. (2021). Penerapan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) pada Pengadaan Obat untuk Menurunkan Kejadian Obat Kosong di Rumah Sakit umum Daerah Pusat DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar. The Journal of Hospital Accreditation, 04, 45–50.

Depkes RI. (2010). Pedoman Pengelolaan Perbekalan Farmasi di Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan RI, 1–80.

Falinda, R., Andriani, H., & Chalik Sjaaf, A. (2022). Evaluasi Tahap Seleksi, Perencanaan Dan Pengadaan Obat Di Rsud Kembangan. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(11), 16179–16185.

Fortunandha, D. K., Intiasari, A. D., & Kurniawan, A. (2021). Analisis Perencanaan Obat di UPTD Farmasi Dinas Kesehatan Kota Depok. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2(1), 60–66. https://doi.org/10.15294/jppkmi.v2i1.47251

Ii, P., & Iii, P. (2012). Contracting for pharmaceuticals and services Trade terms • Financial capability • Purchase quantities • Exchange rates and price comparisons • Payment currency • Validity of contract prices • Payment terms • Quality standards • Manufacturing approvals • L. http://apps.who.int/medicinedocs/documents/s19616en/s19616en.pdf

Kemenkes RI. (2010). MATERI PELATIHAN MANAJEMEN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI KABUPATEN / KOTA DIREKTORAT.

Lolo, W. A., Widodo, W. I., & Mpila, D. A. (2020). Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Antibiotik Berdasarkan Metode ABC Indeks Kritis Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Advent Manado. Jurnal MIPA, 10(1), 10. https://doi.org/10.35799/jmuo.10.1.2021.30639

Mariam, M., W. Rahardjo, T. B., & Yulius P., D. (2023). Analisis Pengelolaan Persediaan Obat Di Rumah Sakit Benggala Kota Serang. Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 7(3), 256–264. https://doi.org/10.52643/marsi.v7i3.3387

Miljkovi?, N., Godman, B., Kova?evi?, M., Polidori, P., Tzimis, L., Hoppe-Tichy, T., Saar, M., Antofie, I., Horvath, L., De Rijdt, T., Vida, R. G., Kkolou, E., Preece, D., Tubi?, B., Peppard, J., Martinez, A., Yubero, C. G., Haddad, R., Rajinac, D., … Miljkovi?, B. (2020). Prospective Risk Assessment of Medicine Shortages in Europe and Israel: Findings and Implications. Frontiers in Pharmacology, 11(March), 1–14. https://doi.org/10.3389/fphar.2020.00357

Nugrahaini, E. V. S. (2023). Analisis Pengelolaan Obat dan Strategi Perbaikan dengan Metode Hanlon di Instalasi Farmasi. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 3693–3706. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.6963

Putri, R. A., Yanto, C. H., Amalia, I., & Sinarudia, L. E. (2024). Perencanaan Strategis Sistem Informasi Untuk Meningkatkan Efisiensi Dan Efektivitas Proses Bisnis Di PT. Karunia Mitra Distribusi Strategic Information System Planning to Enhance Efficiency and Effectiveness of Business Processes at PT. Karunia Mitra Dist. Jtsi, 5(1), 214–226.

Sari, E. (2016). Analisis Resiko Proyek Pada Pekerjaan Jembatan Sidamukti – Kadu Di Majalengka Dengan Metode Fmea Dan Decision Tree. J-Ensitec, 2(02), 38–46. https://doi.org/10.31949/j-ensitec.v2i02.306

Setyawati, D., N, N. S., A, N. L., Juhadi, N., Rozikin, M. N., & F, A. D. (2024). Analisis Pengaruh Standar Operasional Prosedur, Teknologi Informasi, dan Pengawasan Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada PT. Fore Coffee Malang). Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(2), 1719. https://doi.org/10.33087/jiubj.v24i2.5086

Wibowo, S. W., Suryawati, C., & Sugiarto, J. (2021). Analisis Pengendalian Persediaan Obat-Obatan Instalasi Farmasi RSUD Tugurejo Semarang Selama Pandemi COVID-19. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia,9(3),215–224. https://doi.org/10.14710/jmki.9.3.2021.215-224

Wulandari, E., & Widayati, A. (2021). Evaluasi Pengelolaan Obat Di Puskesmas Salaman 1 Kabupaten Magelang Dalam Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2020 Evaluation of Drug Management in Salaman 1 Primary Health Center Magelang During the Covid 19 Pandemic. Jfsp, 7(2), 95–106. http://journal.ummgl.ac.id/index.php/pharmacy

Yuliani, E. (2022). Journal of Public Health and Medical Studies DISTRICT , CENTRAL LOMBOK REGENCY IN 2021. 1(1), 25–37.

Batari, A. D., & Amir, A. (2021). Penerapan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) pada Pengadaan Obat untuk Menurunkan Kejadian Obat Kosong di Rumah Sakit umum Daerah Pusat DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar. The Journal of Hospital Accreditation, 04, 45–50.

Depkes RI. (2010). Pedoman Pengelolaan Perbekalan Farmasi di Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan RI, 1–80.

Falinda, R., Andriani, H., & Chalik Sjaaf, A. (2022). Evaluasi Tahap Seleksi, Perencanaan Dan Pengadaan Obat Di Rsud Kembangan. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(11), 16179–16185.

Hariani, H., Fitriani, A. D., & Sari, M. (2022). Manajemen Pengelolaan Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur Tahun 2021. MIRACLE Journal, 2(1), 49–66. https://doi.org/10.51771/mj.v2i1.242

Kemenkes RI. (2010). Materi Pelatihan Manajemen Kefarmasian Di Instalasi Farmasi Kabupaten / Kota Direktorat.

Kemenkes RI 2019. (n.d.). Pedoman Penyusunan Rencana.

Kognisi, P. K., Risiko, P., Jenis, D. A. N., Bidori, F., Puspitowati, L. I. dan I., Wijaya, I. G. B., Alifah, U., Artikel, I., Paedagoria, S. N., Anwar, I., Jamal, M. T., Saleem, I., Thoudam, P., Hassan, A., Anwar, I., Saleem, I., Islam, K. M. B., Hussain, S. A., Witcher, B. J., … alma. (2021). Pengaruh Penerapan Standar Pelayanan Minimal Farmasi dan Kekosongan Obat Terhadap Citra Rumah Sakit dan Loyalitas Pasien. Industry and Higher Education, 3(1), 1689–1699. http://journal.unilak.ac.id/index.php/JIEB/article/view/3845%0Ahttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1288

Kusteja, J. N., & Pratamawari, D. N. P. (2022). Analisis Manajemen Logistik Obat Di Gudang Farmasi Puskesmas Karangmalang Kota Semarang. 2(4), 48–59.

Najmi, A., & Widiar, R. P. (2022). Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Teluk Kuantan Tahun 2021. 2(1), 11–18.

Rarung, J., Sambou, C. N., Tampa, R., & Potalangi, N. O. (2020). Evaluasi Perencanaan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC DiInstalasi Farmasi RSUP Prof. Dr.R. D.Kandou Manado. 3(2), 89–96.

Sari, E. (2016). Analisis Resiko Proyek Pada Pekerjaan Jembatan Sidamukti – Kadu Di Majalengka Dengan Metode Fmea Dan Decision Tree. J-Ensitec, 2(02), 38–46. https://doi.org/10.31949/j-ensitec.v2i02.306

Stocks, N. (2016). Perencanaan Pengadaan Obat Di Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Kabupaten Kepulauan Meranti. 1–23




DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v9i3.340

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal Indexed by:

Google ScholarGarudaSINTA Dimensions Crossref

Copyright of Cendekia Journal of Pharmacy. ISSN: 2599-2163 (Print) dan 2599-2155 (Online).

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License. Web
Analytics View My Stats