Formulasi Sediaan Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Ekstrak Etil Asetat Buah Parijoto (Medinilla speciosa Blume) Serta Uji Stabilitas Fisik

DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v4i2.106
Ema Dwi Hastuti, Sukarno Sukarno

Abstract


Terapi ekstrak herbal dengan pemberian oral terkadang kurang efektif karena memiliki kelarutan yang rendah, ketersediaan hayati yang rendah dan memerlukan dosis tinggi dalam pemberiannya. Perancangan dan pengembangan sistem nanoemulsi merupakan salah satu strategi untuk mengatasi permasalahan terkait sistem penghantaran obat konvensional, antara lain kelarutan, ketersediaan hayati, dan ketidakpatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengontrol dan meningkatkan ketersediaan hayati agen terapeutik. Pada penelitian ini dikembangkan SNEDDS dengan menggunakan ekstrak buah parijoto sebagai bahan aktifnya. Analisis karakteristik fisik meliputi waktu emulsifikasi, nilai transmitansi, ukuran dan distribusi partikel, serta zeta potensial. SNEDDS telah memenuhi persyaratan parameter fisik yaitu waktu emulsifikasi kurang dari satu menit, transmitansi mendekati 100%, dan ukuran partikel serta distribusinya 96, 3 ± 0,355 nm. Zeta potensial dari formulasi ini adalah -29,2 mV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi SNEDDS memiliki sifat fisik yang sangat baik dan stabilitas yang baik; Dapat disimpulkan bahwa formulasi SNEEDS dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan ketersediaan hayati suatu obat.


Keywords


SNEDDS; ekstrak; parijoto; stabilitas

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract viewed : 102 times | PDF files downloaded : 122 times

References


Balakumar, K., Raghavan, C. V., selvan, N. T., prasad, R. H., & Abdu, S. (2013). Self nanoemulsifying drug delivery system (SNEDDS) of Rosuvastatin calcium: Design, formulation, bioavailability and pharmacokinetic evaluation. Colloids and Surfaces B: Biointerfaces, 112, 337–343.

Bali, V., Ali, M., & Ali, J. (2011). Nanocarrier for the enhanced bioavailability of a cardiovascular agent : In vitro , pharmacodynamic , pharmacokinetic and stability assessment. International Journal of Pharmaceutics, 403(1–2), 46–56.

Batubara, l. (2008). Farmakologi Dasar. Jakarta: Lembaga Studi dan Konsultasi Farmakologi.

Costa, J. A., Lucas, E. F., Queirós, Y. G. C., & Mansur, C. R. E. (2012). Evaluation of nanoemulsions in the cleaning of polymeric resins. Colloids and Surfaces A: Physicochemical and Engineering Aspects, 415, 112–118.

Ittiqo, H. . (2016). Optimasi Formula SNEDDS Ekstrak Terpurfikasi Kombinasi Temulawak (curcuma xanthorrhiza) dan Sambiloto (Andrographis paniculata(Burm.f.) Nees) Menggunakan Mygliol-812N sebagai Fase Minyak dan Uji Absorbsi secara Invitro.Tesis.Universitas Gadjah Mada Yogjakarta.

Lovelyn, C., & Attama, A. A. (2011). Current State of Nanoemulsions in Drug Delivery. Journal of Biomaterials and Nanobiotechnology, 2(5), 626–639.

Lucida, H., Husni, P., & Hosina, V. (2008). Kinetika permeasi klotrimazol dari matriks basis krim yang mengandung. J. Ris. Kim., 2(1), 14–20.

Makadia, H, A., Bhatt, A, Y., Parmar, R, B., Paun, J, S., & Tank, H, M. (2013). Self Nanoemulsifying Drug Delivery System. Future Aspects,asian Journal of Pharmaceutical and Clinical, 1(3), 21–24.

Niswah, L. (2014). Uji Aktivasi Antibakteri dari Ekstrak Buah Parijoto (medinilla speciosa Blume) Menggunakn metode Cakram. UIN Syarif Hidayatuallah Jakarta.

Parmar, N., Singla, N., Amin, S., & Kohli, K. (2011). Colloids and Surfaces B : Biointerfaces Study of cosurfactant effect on nanoemulsifying area and development of lercanidipine loaded ( SNEDDS ) self nanoemulsifying drug delivery system. Colloids and Surfaces B: Biointerfaces, 86(2), 327–338.

Patel, J., Kevin, G., Patel, A., Raval, M., & Sheth, N. (2011). Design and development of a self-nanoemulsifying drug delivery system for telmisartan for oral drug delivery. International Journal of Pharmaceutical Investigation, 1(2), 112.

Pather, I., & Woldermariam, T, Z. (2012). Novel Formulation and User for curcuma. In google Patents. United State.

Puspita, O. E., & Nugroho, A. K. (2016). Optimization of Self-nanoemulsifying Drug Delivery System for Pterostilbene, 4, 18–24.

Singh, R., & Lillard, J. W. (2009). Nanoparticle-based targeted drug delivery. Experimental and Molecular Pathology, 86(3), 215–223.

Thakur, A., Walia, M, K., & Kumar, S, l. (2013). Nanoemulsion in Enhancement of Bioavailability of Poorly Soluble Drug. A Review , Pharmacophore, 1(4), 15–19.

Wibowo, H. A., Wasino, & Setyowati, D. L. (2012). Kearifan Lokal Dalam Menjaga Lingkungan Hidup (Sstudi Kasus Masyarakat di Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus) Hendro. Journal of Educational Social Studies, 1(1).

Wijiyanto, B., Damayanti, P., Sitorus, M. A., Dyah, R., Dea, A. C., & Syukri, Y. (2016). Formulasi Sediaan Nano Herbal Tempuyung ( Sonchus arvensis L.) dalam Bentuk Self Nano-Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS), 3(1), 50–53.




DOI: https://doi.org/10.31596/cjp.v4i2.106

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal Indexed by:

Google Scholar OneSearch Garuda Ristekdikti PKP Index Crossref

Copyright of Cendekia Journal of Pharmacy. ISSN: 2599-2163 (Print) dan 2599-2155 (Online).

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License. Web
Analytics View My Stats